Subcribe Feed

Welcome

Rabu, 21 Oktober 2009

Rahasia di balik kata Sukses dan Bahagia...bagian IV

UNTUK APA KHAWATIR

James Lowell memberi kita nasihat yg paradoks : "marilah kita bergembira, mengingat bahwa kemalangan atau kesusahan yg paling berat adalah kemalangan / kesusahan yg tdk pernah terjadi" Kutipan ini adalah puntiran menarik tentang suatu kegiatan yg sia-sia, yg diraakan banyak orang bagi tuntutan agar bertanggungjawab. Kegiatan tersebut disebut mengkahawatirkan! Saya bertanya-tanya, berapa banyak sih remaja yang pulang larut malam dengan selamat berkat ibunya yang begadang menkhawatirkan dimana mereka berada dan apa yang sedang mereka perbuat? Saya bertanya-tanya, berapa banyak sih orang yang berhasil mengubah kesusahan atau kemalangan dalam kehidupannya dengan memuntir tangan, tidak makan dan sulit tidur?
Ada suatu etika yang tertanam di dalam diri banyak orang bahwa mengkhawatirkan itu suatu kebajikan. Entah bagaimana itu menunjukkan bahwa kita sangat memperdulikan sesuatu. Seandainya kita dapat memahami suatu prinsip lain, khawatir akan menjadi urusan masa lalu. Prinsipnya sederhana saja : masing2 orang mempunyai energi untuk dimanfaatkan, dan kita memanfaatkannya sebagaimana yang kita pilih sendiri. Jadi, untuk apa memilih memanfaatkannya untuk mengkhawatirkan ?

Ketika sesuatu mengancam, atau terjadi, sehingga menimbulkan keprihatinan kita, rencanakanlah untuk berbuat sesuatu tentang itu. Ambillah tindakan ! Renungkanlah apa yang akan mengubah situasi tersebut, dan ciptakanlah hasil yang positip, dan manfaatkanlah energi kita untuk itu. Ambillah langkah pertama, bahkan yang terkecilpun, sebisa kita, menuju solusinya, daripada menyia-nyiakan energi, untuk mengkhawatirkan.
Bersikaplah proaktif, berfikirlah ke depan, bereskanlah segalanya secara tepat waktu agar kita dapat terhindar dar menciptakan sesuatu situasi yang menimbulkan ketegangan.

Untuk hari ini, kalau kita temukan diri kita menkhawatirkan, ambillah nafas dalam-dalam lewat hidung kita, hembuskanlah nafas tersebut perlahan-lahan lewat mulut kita, dan rilekslah...
Lalu tanyakanlah pada diri kita sendiri, apakah yang pertama-tama dapat kuperbuat tentang hal ini, yang menciptakan hasil positif? Lakukanlah itu, ambillah tindakan.
Ingatlah selalu!

Tuhan memberkati
FT

Read more...

Rahasia di balik kata Sukses dan Bahagia...bagian III

SEHARI DEMI SEHARI


Dalam bukunya, A Way of life, William Osler menyarankan bahwa sungguh bijaksana menjalankan kehidupan sehari demi sehari. Ia merasa bahwa sangat penting kita tidak melihat ke depan ataupun ke belakang lebih dari siklus 24 jam. Penting sekali, katanya, kita hidup setiap harinya dengan cara sebaik mungkin, sebab dengan demikian kita akan mengarahkan yang sebaik-baiknya di dalam kuasa kita untuk menjadikan hari esok lebih baik. Osler menyarankan hal yg sama seperti yg disarankan kelompok pecandu alkohol tanpa nama : janganlah berusaha berhenti minum selamanya melainkan pokoknya hari ini saja. Apakah kita fokus kepada bagian2 sasaran yg sanggup dikerjakan atau pada sasaran2 yg demikian besarnya sehingga mengecilkan hati?
Jabarkanlah sasaran2 terbesar kita menjadi bagian2 yg mudah dikelola. Mungkin kita sudah pernah mendengar kisah tentang wanita yg mendekati seorang pianist konser terkenal setelah pertunjukannya yg luar biasa dan berkata kepadanya, "saya rela mengorbankan kehidupan saya demi sanggup bermain seperti itu!" Dan sang pianist menjawab, "memang itulah yg saya perbuat". Dan sang pianist melakukannya sehari demi sehari, secara bertahap baik tugas, keterampilan, atau sasaran apapun dapat dicapai ketika kita siap, mau dan mampu mengambil langkah2 yg tepat dengan urutan yg tepat. Hikmatnya terletak dalam menciptakan petanya, bukan ? Begitu Anda memiliki petanya, tetaplah dijalur yg benar. Kita kerap berpikir menurut gambaran besarnya. Dan sekarang fokuslah pada langkah berikutnya. Ingatlah selalu!

Tuhan memberkati.
FT

Read more...

Rahasia di balik kata Sukses dan Bahagia...bagian II

BERTANGGUNG JAWABLAH

Bagaimana kita mendekati sesama dalam kehidupan kita? Apakah kita mengharapkan setiap orang yg kita jumpai itu dapat dipercaya? Apakah kita mengharapkan hasil yg positif dari setiap situasi? Apakah kita mengasihi, menghormati, dan mendukung diri sendiri atas siapa kita, menit ini juga? Bagi saya, memutuskan hidup dari tempat penerimaan dan mengharapkan yg baik tampaknya seperti "mengemukakan hati apa adanya". Kalau kita harapkan untuk dilukai, kemungkinan besar akan demikian. Kalau kita harapkan gagal, itupun kemungkinan besar akan demikian. Mengapa? Karena kita sendirilah yang memberikan makna dari segalanya bagi kita. Kita sendirilah yang memproyeksikan harapan2 kita dan menciptakan perilaku utk mengekspresikannya. Demikianlah besarnya kuasa kita. Tidak ada pelarian dari fakta bahwa kita sendirilah yg memilih sikap dan presepsi kita, respon dan perilaku kita. Dunia kita akan berubah secara ajaib seandainya saja kita bertanggungjawab penuh atas kehidupan kita sendiri. Bayangkanlah dunia tanpa menyalahkan, dunia orang2 yg diberdayakan, yg tulus secara berkepentingan terhadap satu sama lain, bertanggung jawab dan sanggup memberi respon. Mulai sekarang, jadilah orang-orang seperti itu. Bertanggungjawablah atas tindakan-tindakan Anda, persepsi-persepsi kita, perasaan2 kita, dan proyeksi-proyeksi kita. Katakanlah demikian. Tegaskanlah itu. "Saya bertanggung jawab atas segala yang saya pikirkan, katakan, rasakan, dan lakukan". Kemudian, kemukakanlah hati kita apa adanya dan kejarlah dia. Ingatlah selalu!

Tuhan memberkati.
FT

Read more...

Rahasia di balik kata Sukses dan Bahagia...bagian I

Setiap kita menginginkan Sukses dan Bahagia dalam kehidupan ini....Tetapi sering kali tak memahami tentang arti, serta makna yang dalam mengenai 2 kata ini, di dasarkan pada berbagai buku sumber serta di ilhami oleh suatu tulisan dari Shaler..."Keep it in Mind ".....secara bersambung...kiranya artikel ini boleh menjadi berkat kita semua ...GBU

Apakah kita tipe Sukses ?

Apakah kita memiliki kepribadian tipe " Sukses " ? Berikut adalah unsur2nya: arah yang jelas, pemahaman,keberanian, harga diri, keyakinan diri dan penerimaan diri.
Yang menarik soal arah yang jelas adalah bahwa itu perlu di pelihara . Adaorang yang menyangka bahwa ketika mencapai sesuatu, mereka telah tiba. Sesungguhnya, terminal kedatangan itu adalah terminal keberangkatan yang berikutnya dan janganlah sampai kita membuang waktu lama-lamadi terminal ! Kita tahu bahwa sepeda itu dapat tegak seimbang hanya ketika berjalan maju.Sepeda tidak akan seimbang ketika kita diam saja bukan? Kehidupan pun demikian....

Pemahaman tergantung pd komunikasi yang baik. Untuk bereaksi benar kita harus mendengarkan dengan baik. Artinya: kita harus mengesampingkan penafsiran dan pandangan kita sendiri kadang2 mengamati: "Fakta2nya saja".Carilah informasi yang benar ttg diri kita sendiri, tantangan2 kita, orang lain, perasaan mereka.Akuilah kesalahan apapun yang mungkin telah kita buat, koreksilah itu dan majulah terus.

Keberanian menjabarkan sasaran, hasrat, dan kepercayaan menjadi kenyataan.Tidak satupun di dunia ini ada jaminannya. Sering kali perbedaan antara orang sukses dengan yang gagal bukanlah pada kemampuan atau ide2 yang lebih baik, melainkan keberanian untuk mempertaruhkan ide2nya, mengambil resiko yang diperhitungkan baik2 dan bertindak

Orang sukses itu berkepentingan thd dan menghargai sesamanya. Mereka hargai persoalan2 sesamanya dan kebutuhan2 mereka dan menyadari bahwa setiap orang layak di akui martabatnya dan di hormati.Kembangkanlah penghargaan yg tulus thd sesama.Luangkan waktu untuk memahami perasaan mereka, sudut pandang mereka, hasrat dan kebutuhan mereka. Perlakukanlah sesama dengan menunjukan bahwa mereka itu penting.

Harga diri yang rendah itu jahat.Sesungguhnya kita bergelimang di dalam nya. Seseorang yang memadai harga dirinya tidaklah bermusuhan thd sesamanya, tidak perlu membuktikan apapun, melihat fakta2nya dengan jelas dan tdk menuntut dalam klaim2nya thd sesama.Salah satu cara cepat untuk meningkatkan harga diri adalah lebih menghargai dan menghormati sesama.Ketika kita perlakukan sesama seolah- olah mereka itu bernilai, harga diri kita pun meningkat.

Bangunlah keyakinan kita dengan fokus pada sukses2 kita pada masa lalu.Kita pasti telah banyak sukses.Fokuslah pada pembelajaran yang telah kita petik dari kehidupan kita sejauh ini.Bangkitkanlah kembali perasaan yang pernah kita alami ketika kita sukses dan ingat2lah itu. Hidupkanlah kembali saat2 kita Beran, maka kita tidak akan menyangka betapa keberanian kita akan bertambah.

Agar sukses dan bahagia, kita harus menerima diri kita apa adanya. Kebanyakan orang itu lebih baik, lebih bijaksana, lebih kuat, lebih kompeten sekarang ini daripada yang disadarinya! Menciptakan citra diri yang lebih baik tidaklah menciptakan kemampuan, talenta, kuasa baru, melainkan mengerahkan dan memanfaatkannya.Terimalah diri apa adanya.

Bangunlah kepribadian "Tipe Sukses " kita sendiri!

Ingatlah itu!

Tuhan memberkati
FT

Read more...
 
Doa dan curhat dalam kasih yesus @2009 Gallery Template Ajah by ireng_ajah

Supported Free Money Info and Product and Service | Banner code by Code-Code-an

Best view with Mozilla Firefox